DPRD Jatim: Pemkot dan Pemprov Harus Kompak Bangun Surabaya
DPRD Jatim: Pemkot dan Pemprov Harus Kompak Bangun Surabaya
Anggota DPRD Jatim, Musyafak Rouf, menilai hubungan antara Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur masih belum harmonis, sehingga berdampak pada terhambatnya sejumlah proyek infrastruktur strategis.
Politikus yang akrab disapa Cak Syafak itu menyebut, proyek seperti Jalan Lingkar Barat (JLLB), Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT), hingga tol tengah kerap mengalami kendala akibat perbedaan visi dan kepentingan antara pemerintah kota dan provinsi.
Hal tersebut disampaikan Musyafak Rouf saat ditemui di Surabaya, Senin (2/9). Menurutnya, ketidaksinkronan perencanaan membuat pelaksanaan proyek tidak berjalan optimal dan berpotensi merugikan masyarakat.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, anggota DPRD Jatim periode 2024–2029 itu mendorong adanya koordinasi dan komunikasi yang lebih intensif antara Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim.
Ia mengusulkan pertemuan rutin antarpemerintah guna menyelaraskan rencana pembangunan serta konsolidasi dalam satu dokumen perencanaan terpadu, seperti Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Selain itu, Musyafak Rouf juga menekankan pentingnya transparansi dan keterlibatan mediator netral guna mencegah konflik serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proyek pembangunan.
Komentar